Dari semula saya tidak berminat untuk menjadi bekerja pada orang lain, perusahaan atau apapun. Dengan kata lain, kita harus bisa membuka peluang usaha dan memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Peluang usaha yang dapat menghidupi kita dan juga membantu masyarakat. Baik secara ekonomi, pendidikan sosial, juga pola pandang mereka tentang makna kehidupan (pencerdasan).

Wirausaha, peluang usaha yang tak akan pernah ada habisnya. Jika kita berpikir lebih dalam, sebenarnya usaha mikro itu memiliki imunitas yang lebih tinggi dibanding dengan usaha makro yang sangat dipengaruhi perekonomian dunia (baca: USA dan konco-konconya).

Secara format, harapannya usia 40 itu sudah pengsiun. Loh kok? Iya artinya di usia itu, secara ekonomi kita sudah mapan. Sehingga fokus kita bisa lebih pada pengembangan usaha ke hal-hal yang lebih edukatif dan rekreatif. Secara gituh, ngurus anak tujuh yang sedang pada ABG.. Moga ga bandel kayak bapaknya ini.. Moga seshalihah ibunya.. Aaamiin..

Lanjut, beberapa bidang yang diminati sebagai ranah usaha:

Informasi dan Teknologi, ranah ini cukup menjanjikan. Selain itu, dapat mencerdaskan masyarakat dengan beragam perkembangan yang ada di masa kini. Sehingga Indonesia tidak lagi ketinggalan, apalagi sampai harus terasing. Gara-gara Informasi dan teknologi ini. Contoh bentuk peluang usaha yang bisa digarap:

1. Warnet, rental dan jasa pelatihan internet.

2. Toko online, jual produk dan jasa melalui media transaksi Internet.

3. Wartel, rental telepon dan konter pulsa (HP dan aksesoris), serta jasa pemasangan telepon.

sementara itu dulu.. masuk kelas uy. Ada presentasi di jurusan. ntar dilanjutin..


Leave a Comment