Labbaik, Allahumma labbaik..

Sungguh nikmat yang tak dapat terlukiskan bilamana kita diberikan kesempatan untuk bisa beribadah haji ke tanah suci, Mekkah Al-Mukarromah. Memang tak setiap orang mendapatkan nikmat tersebut, dan tidak setiap orang diberikan kewajiban untuk menjalaninya.

Namun demikian, alangkah suatu kebodohan jika kita tidak meniatkannya. Tentu bukan sekedar azzam dalam hati, tapi juga upaya untuk meraihnya. Berhaji dapat dimaknai sebagai proses perjuangan. Oleh karena itu, perlu perjuangan pula untuk meraihnya.

Jika kita sudah punya dana 30-60 juta sih langsung aja ditabungin dan berangkat sesegera mungkin. Kalo enggak??. Ini yang mau dibahas, ada beberapa tips dan cara yang saya dapatkan buat menyiapkan dana haji. Bismillah..

Sebelum beranjak, sebagai catatan tiap tahun ongkos naik haji (ONH) naik terus dan untuk saat ini berkisar antara 30 juta (60 juta berdua). Sebagai penambah semangat, perlu ada target pencapaian juga. Kalau target saya pribadi usia 32 tahun sudah bisa menunaikan ibadah haji. Sekali lagi, Bismillah.. Semoga kita bisa menunaikan rukun islam ke-5 ini dengan segera. Nota tambahan (lagi) dana yang disiapkan harus juga berasal dari sumber yang halal dan thayyib (bersih) dari segala kekotoran harta, termasuk cara/proses penyiapannya (menabung, dsb) juga sebisa mungkin syarí.

Pertama, kita bisa memilih menggunakan program tabungan perbulan. Katakanlah sepuluh tahun ke depan biaya ibadah haji menjadi 40 juta rupiah (80 juta berdua). Maka, dana yang harus disiapkan perbulan adalah = 80/10/12 = ~670 ribu rupiah/ bulan. Sederhana sekali.

Kedua, investasi dalam tabungan berjangka (deposito, dsb). Tentu yang syariah, ingat catatan tadi. Bedanya dengan yang pertama adalah kita mendapatkan bagi hasil dari setoran yang kita tabungkan. Jadi, dengan jumlah setoran yang sama besar kemungkinan waktu pencapaiannya lebih cepat. Artinya makin cepat berangkat haji. :D

Ketiga, investasi emas. Jika diperkirakan dalam USD biaya perjalanan haji berkisar antara 2500-3000 USD yang setara dengan 250-300 gr emas murni per jamaáh.  Angka ini bisa menjadi target pengumpulan dana kelak, insya Allah.

Model ketiga ini juga ada dua, disimpan emas (fisiknya) oleh kita atau dititipkan ke bank (dg menyewa deposit box disertai biaya, dsb). Model perhitungan, sama dengan dua model di atas. Tapi dengan dikurangi zakat tentunya 2,5% (nisab 85 gr).

Misal 600 gr emas murni targetnya 10 tahun, maka dana target pembelian emas perbulan=

600/10/12= 5 gr atau dengan patokan harga emas sekarang ~280 ribu/gr. Sekitar 1,4 juta/bulan.

Saya belum dapat merekomendasikan mana model terbaik, yang jelas setiap model memiliki kelebihan dan kekurangan. Masih ada pengaruh inflasi, dsb. Pada intinya, tugas kita setelahnya diniatkan adalah berusaha maksimal sambil terus berdoá pada Allah SWT. Semoga kita dapat segera mendapatkan undanganNya. Dan CATATAN paling penting adalah SERAHKAN HASILNYA pada Allah SWT. Kun Fayakuun. Ketika Allah berkehendak, maka JADILAH. Tak ada yang mustahil bagiNya.


Leave a Comment